Sistem Komunikasi yang Ada di Pedesaan

Sistem Komunikasi yang Ada di Pedesaan

Masyarakat yang hidup di pedesaan sering kali ditandai dengan ikatan yang sangat kuat dengan seluruh elemen masyarakat yang hidup berdampingan. Masyarakat pedesaan juga biasanya akan memiliki hubungan yang lebih dalam dan juga erat satu sama lain jika dibandingkan dengan hubungan masyarakat yang berkembang di perkotaan. Hal tersebut dikarenakan sistem komunikasi yang dilakukan terjadi dengan sangat intens lantaran masyarakat tersebut homogen. Homogen disini berarti memiliki mata pencaharian yang sama, agama, adat yang berkembang di daerah tersebut. Karena sebagian besar masyarakatnya memiliki kepentingan pokok yang hampir sama dengan yang lain, mereka pun lebih memilih untuk bekerja sama dalam mewujudkan kepentingan bersama.

Sedangkan untuk komunikasi sendiri merupakan salah satu aktivitas dasar yang dilakukan oleh manusia untuk saling berhubungan dengan manusia lainnya. Dengan melakukan komunikasi, manusia tentu saja akan bisa menjalin hubungan yang lebih baik dengan yang lainnya. Bentuk komunikasi yang digunakan oleh masyarakat pedesaan sendiri lebih cenderung mengarah pada komunikasi antar personal atau proses pertukaran informasi yang terjadi antara dua orang yang dilakukan secara langsung kemudia timbal balik atau respon yang dihasilkan pun dapat diketahui secara langsung. Oleh sebab itu hubungan yang dimiliki oleh masyarakat di pedesaan sangat erat karena mereka lebih sering bertemu dan berkomunikasi satu sama lainnya setiap saat.

Karakteristik yang ada di dalam hubungan komunikasi yang terjadi diantara masyarakat pedesaan ini lebih banyak menggunakan jenis komunikasi antar personal. Hal tersebut dikarenakan mereka masih belum percaya dengan kehadiran media massa. Mereka juga lebih percaya pada informasi yang disampaikan secara langsung oleh seseorang yang mereka percayai. Dalam prosesnya jenis komunikasi ini diesebut dengan gethok tular atau komunikasi yang disampaikan secara lisan oleh seseorang kepada orang lain. Oleh sebab itu berbagai sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap masyarakat desa ini sering kali dilakukan dengan tatap muka agar mereka lebih paham dan mengerti maksud dari pesan yang akan disampaikan.

komunikasi di desa

Karena feedback atau timbale balik yang dihasilkan dalam proses komunikasi di kalangan masyarakat desa ini terjadi secara langsung, sehingga membuat mereka terlihat lebih kompak dan juga harmonis. Perkembangan teknologi komunikasi dan juga informasi yang terjadi di dunia ini berlangsung dengan sangat cepat. Tentu saja hal ini dapat memberikan pengaruh yang positif dam negative dalam kehidupan bermasyarakatt. Masyarakat yang tinggal dipedesaan membutuhkan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas pembangunan agar mereka tidak tertinggal dengan masyarakat yang tinggal di perkotaan. Dan untuk mengejar ketertinggalannya pemerintah pun mulai melakukan berbagai cara agar masyarakat yang tinggal dipedesaan bisa memiliki pemiliran yang maju seperti masyarakat yang tinggal di perkotaan dan tiidak menjadi tertinggal.

Corak kehidupan sosial yang ada di pedesaan juga bisa dikatakan masih sama atau homogen. Pola interaksi yang dilakukan ini masih ditentukan oleh struktur sosial yang berkembang di masyarakat. Dalam interaksi tersebut masyarakat harus menghindari konflik atau pertentangan yang bisa saja terjadi di antara masyarakat desa. Masyarakat desa juga harus membuat konflik yang terjadi itu tidak dilakukan di depan umum demi menjaga keharmonisan di antara warga desa. Prinsip kerukunan yang dianut oleh masyarakat desa inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat desa memiliki pola komunikasi yang sangat erat satu sama yang lainnya.

Akan tetapi hal ini bukan berarti bahwa masyarakat yang tinggal di pedesaan dan masyarakat yang tinggal di kota memiliki komunikasi yang terpisah. Akan tetapi wajar rasanya jika masyarakat pedesaan memiliki hubungan yang erat, sifat ketergantungan satu sama lain kuat, karena mereka semua saling membutuhkan untuk saling membantu satu sama yang lainnya. Oleh sebab itulah yang membuat masyarakat desa lebih memiliki sistem komunikasi yang erat karena mereka sering melakukan kegiatan secara bersama-sama yang disebut dengan gotong royong. Kegiatan inilah yang membuat hubungan yang terjalin diantara masyarakat pedesaan semakin kuat dan juga harmonis. Tentunya hal ini merupakan hal yang patut untuk dicontoh oleh semua orang untuk saling berkomunikasi dengan baik dan benar.